Feeds:
Posts
Comments

kebenaran

bagi orang materialis

kebenaran adalah keadaan yang menghasilkan materi menguntungkan

tolak ukurnya adalah materi

sehingga tidak jarang, untuk mendapatkan harta materi

riba pun dimakan,hak orang lain diambil,

sikut sana, sikut sini, hantam kiri, hantam kanan

tamak, jiwanya tidak pernah puas!!!

bagi orang hedonis

kebenaran adalah keadaan yang membuatnya senang, nikmat.

tolak ukurnya adalah kesenangan, kenikmatan.

sehingga tidak jarang, untuk mendapatkan kesenangan semuanya ditabrak

zina itu boleh, yang penting suka sama suka

ngomongin orang itu enak, mengadu domba itu asyik

ianya tidak mengenal kamus kesedihan

namun sayang, jiwanya seringkali kosong

tanpa arah tanpa tujuan…

namun, keimanan punya jawaban yang berbeda

ianya memberi definisi kebenaran sesuai fitrah manusia

ianya memberi batasan-batasan, aturan-aturan, rambu dan tanda

semuanya bukan untuk mengekang, menghambat, apalagi menghancurkan

ianya ada untuk mengatur,

agar kehidupan berjalan sesuai kehendakNya.

sesuai dengan kebenaran yang digariskan olehNya.

Kebenaran itu adalah dari Tuhanmu, sebab itu jangan sekali-kali kamu termasuk orang-orang yang ragu (QS 2:147)

tentang amarah

amarah

emosi yang membuat gua hati  bagaikan terpenuhi api

jilatan dan asap api yang berkobar di dalamnya sangat menyesakkan

kobaran-kobaran ini semakin dahsyat , hingga sulit dipadamkan

amarah

emosi yang membakar nurani dan akal

hati terasa sempit, akal lenyap

berganti perasaan ingin berteriak, mengumpat, dan melampiaskan

amarah

membuat dua fisik yang berdekatan, jauh hatinya

sehingga diperlukan suara yang menggelegar, intonasi yang keras,

serta kata yang menusuk

hanya untuk menyampaikan sebuah maksud

tetapi ingat

amarah hanyalah api yang bisa dipadamkan dengan air.

air yang bernama “lapang dada” dan “pengendalian diri”

marah

“marah  itu dari setan, dan setan itu dijadikan dari api, dan yg dapat memadamkan api hanyalah air, maka apabila seseorang dalam keadaan marah, hendaklah segera berwudhu.” (HR Ahmad dan Abu daud)

~tadi barusan dari nikahan kakak kelas -barakallah untuk kang cecep dan teh novi- dan mendapatkan souvenir yang sangat bagus. Kalau walimahan biasa kita dapat souvenirnya gantungan kunci, kipas, atau marchendise lainnya, kalau nikahan kang cecep dan teh novi dapatnya ilmu (dalam bentuk booklet kecil yang berjudul risalah nikah). Nah jadilah saya ingin berbagi ilmu ini ke para pembaca semua. Selamat menikmati

Adab-adab Walimah

Pernikahan adalah sebuah sunnah, dan karenanya merupakan sebuah ibadah bagi yang melaksanakannya. Sebagai sebuah ibadah, tentunya kita harus memperhatikan rukun dan adab-adabnya.

a. Tidak bercampur antara Tamu Pria dan Wanita

Ajaran islam sangat preventif dalam menanggapi masalah zina. Islam tidak hanya melarang perbuatan tersebut, melainkan juga mencegah perbuatan tersebut dengan melarang perbuatan yang mendorong terjadinya zina

“janganlah kamu dekati zina, karena sesungguhnya hal itu adalah perbuatan yang kotor lagi keji” [Q.S. Al-Isra'  : 72]

Salah satu pintu masuk perbuatan zina adalah pergaulan yang tidak memperhatikan batas-batas antara pria dan wanita. Oleh sebab  itu, seyogyanya kita perlu membatasi diri dan mulai menjauhi percampuran antara pria dan wanita dalam berbagai aktivitas

b. Hijab

Allah memerintahkan baik laki-laki maupun perempuan untuk menjaga pandangannya (lihat Quran surat an-Nur 30:31)

Hijab / pembatas / penyekat merupakan sarana bagi upaya menjaga pandangan tersebut. Penggunaan hijab dalam resepsi pernikahan pernah dicontohkan Rasulullah SAW dengan Zainab binti Jahsy, yang melatar belakangi turunya surat al-Ahzab : 53

c. Menghindari berjabat tangan dengan bukan muhrim

“Barang siapa berjabat tangan dengan perempuan yang bukan muhrimnya, maka akan mendapat murka dari Allah azza wa Jalla ” [HR. Ibnu Baabawih]

d. Menghindari Syirik dan Khurafat

“Barangsiapa mendatangi dukun atau peramal dan percaya kepada ucapannya, maka ia telah mengkufuri apa yang telah diturunkan Allah kepada Nabi Muhammad” [HR Abu Daud]

Selain itu seorang muslim selayaknya tidak percaya pada perhitungan hari baik dan hari buruk.

“barang siapa yang membatalkan maksud keperluannya karena ramalan hari mujur atau sial, maka ia telah syirik kepada Allah” [HR Ahmad]

Continue Reading »

semoga makin disayang Allah

dalam fragment kata ini, banyak terkandung hikmah yang tersembunyi

dan rahasia kenapa fragment kata ini menjadi kata-kata yang kupilih untuk merayakan hari lahir setiap sahabat

karena…

semoga semakin disayang Allah, berarti do’a dua arah.

Ketika Allah semakin sayang padamu, maka kau pun harus semakin dekat kepada Allah

“Allah mendekati sedepa orang yang mendekat kepadaNya sehasta, Allah mendekati sehasta orang yang medekat kepadaNya sejengkal”

Semoga semakin disayang Allah, berarti do’a satu arah

semoga Allah, selalu merahmatimu dalam setiap langkahmu

semoga Allah, selalu membersamaimu  dalam setiap detakmu

semoga Allah, selalu berkenan menyangi di setiap waktu yang tersisa untumu

dan semoga semakin disayang Allah

semakin mengingatkan mu dan ku, akan saat pertemuan abadi denganNya

dimana kasih sayangNya indah tak terbatas, tak terjarak

“Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Dan sesungguhnya pada hari kiamat sajalah disempurnakan pahalamu. Barangsiapa dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam surga maka sungguh ia telah beruntung. Kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah kesenangan yang memperdayakan. “(QS. 3:185)

allah1

kebijaksanaan itu hanya lahir dari rahim pemahaman.

karena itu cukuplah “bijaksana” jika

berpikir secara holistik, komprehensif

melihat persoalan dari berbagai sudut pandang,

tidak cupit, menganggap  sudut pandangnya yang paling benar

karena itu cukuplah “bijaksana” jika

mampu menganalisa dengan objektif

kebenaran dan kebaikan yang dicari

bukan sekadar ego pribadi

karena itu cukuplah “bijaksana” jika

akhirnya setiap keputusan yang diambil

dibahasakan dengan bahasa kaumnya

agar dapat dimengerti lagi dipahami

dan akhirnya dari sikap “bijaksana” yang dipelihara, aku berharap akan lahirnya cucu peradaban yang tidak arrogant, merasa diri paling benar, yang lain salah. Saya benar, kamu semua salah. Cucu peradaban yang mampu mempererat ikatan, bukan menceraiberaikan pun menguraikan. Penyambung kasih sayang, dan penyelesai masalah yang jitu di tengah masyarakat.

Namun, tahukah kawan!? kebijaksanaan itu didapat, ketika kita memang menyandarkan pemahaman hanya pada yang Maha Bijaksana. Ianya lah yang berkenan membuat kita mencicipi rasa pemahaman yang berujung pada kebijaksanaan.

Allah  menganugerahkan al hikmah (kepahaman yang dalam tentang Al Qur’an dan As Sunah) kepada siapa yang Dia kehendaki. Dan barang siapa yang dianugerahi al hikmah itu, ia benar-benar telah dianugerahi karunia yang banyak. Dan hanya orang-orang yang berakallah yang dapat mengambil pelajaran (dari firman Allah ). Al-Baqarah ; 251

anak2

ah entahlah

ah entalah apa yang sedang terjadi
aku hanya ingin terus ada disini

di kafilah jalan perjuangan.
tempat ku bisa meneteskan keringat, air mata bahkan darah
bukan
bukan karena aku ingin dianggap hebat atau ingin dianggap sebagai pahlawan

sebutan itu terlalu tinggi buatku
yang hanyalah sekerikil batu di jalan perjuangan ini

aku hanya ingin, kebaikan…
aku hanya ingin, kebermanfaatan…
aku hanya ingin, keridhoanNya…

karena sungguh…
berbeda antara yang duduk diam
dengan yang berjuang dengan sungguh-sungguh di jalan Allah
dan aku hanya ingin, menjadi bagian dari
kisah-kisah perjuangan itu

Tidaklah sama antara mumin yang duduk yang tidak mempunyai uzur dengan orang-orang yang berjihad di jalan Allah dengan harta mereka dan jiwanya. Allah melebihkan orang-orang yang berjihad dengan harta dan jiwanya atas orang-orang yang duduk satu derajat. Kepada masing-masing mereka Allah menjanjikan pahala yang baik (surga) dan Allah melebihkan orang-orang yang berjihad atas orang yang duduk dengan pahala yang besar, (QS. 4:95)


jalan-dakwah

masjid-agung-an-nur-riau-indonesiamasjid agung An-Nur Riau…

masjid-agung-at-tin-jakarta-indonesiamasjid agung At-tin Jakarta

masjid-agung-palembang-indonesiamasjid agung Palembang

masjid-al-akbar-surabaya-indonesiamasjid Akbar Surabaya

masjid-al-markaz-al-islami-jenderal-muhammad-yusuf-makassar-indonesiaMasjid al-Markaz al-Islami Makasar

masjid-habiburrahman-bandung-indonesiaMasjid Habiburrahman Bandung

masjid-raya-baiturrahman-banda-aceh-indonesiaMasjid Raya Baiturrahman Aceh

masjid-raya-istiqlal-jakarta-indonesiaMasjid Istiqlal Jakarta

masjid-raya-al-mashun-medan-indonesiaMasjid Raya Al Mashun Medan

Subhanallah, kalau melihat masjid-masjid tersebut yang terbayang pertama kali adalah usaha dan ikhtiar luar biasa yang dilakukan ulama-ulama tempo dulu sehingga islam mampu tersebar di seluruh nusantara ini. Lihatlah mereka berdakwah tanpa meninggalkan unsur-unsur lokal. Arsitektur masjid yang sangat berbeda, mulai dari aceh sampai makasar menggambarkan betapa kayanya budaya Indonesia. Dan semua perbedaan itu kemudian disatukan oleh ikatan aqidah yang indah.

Subhanallah…Subhanallah…Subhanallah… Continue Reading »

Ukhuwah itu
sepenuhnya tentang cinta
ia memberi
bukan menagih

ia adalah cerita
bermula ketika cinta ada
tak pernah berujung
karena ia menepi di pinggir-pinggir sungai syurga

ukhuwah itu
seutuhnya tentang rindu
yang membuat selalu tak sabar untuk bertemu
membuat terasa rugi jika tak berbagi

ia adalah tentang hati yang terikat
tentang doa-doa yang rumit kait mengkait

ia adalah tulus yang menjelma
ketika yang dicinta lebih berharga dari asa di jiwa

ia rumit, namun nyata dalam ungkapan sederhana
ia rumit karena ia adalah iman yang merupa makna

“Dan Dia (Allah) yang mempersatukan hati mereka (orang yang beriman). Walaupun kamu menginfaqkan semua (kekayaan) yang berada di bumi, niscaya kamu tidak dapat mempersatukan mereka, tetapi Allah telah mempersatukan hati mereka. Sungguh Dia, Maha Perkasa, Maha Bijaksana” (Al Anfal 63)

masjid-habiburrahman-bandung-indonesia

« Newer Posts - Older Posts »