4 Kesalahan Umum Dalam Membaca Al-Quran

Materi ini saya dapat ketika mengikuti halaqah quran Majelis Ta’lim (MATA) Salman ITB. Disebutkan bahwa pada umumnya terdapat empat kesalahan yang sering dilakukan oleh para qori’ (pembaca al-quran) dalam membaca al-quran. Empat kesalahan itu adalah :

1. Tidak konsisten dalam membaca mad (bacaan panjang), baik yang dua harakat (mad tabi’i) maupun empat, lima, atau enam harakat.

2. Tidak mendengungkan atau kurang lama mendengungkan bacaan yang segarusnya berdengung.

3. Kesalahan vokal, dalam bahasa arab hanya ada tiga vokal yaitu ‘a’, ‘i’, dan ‘u’, jika ada bacaan yang berbunyi seperti huruf ‘o’ maka hal itu disebabkan sifat hurufnya bukan vokalnya.

4. Kesalahan pemantulan. Huruf-huruf yang dipantulkan hanyalah huruf qolqolah, selainnya dibaca ‘bersih’ tanpa pemantulan.

Bagaimana memperbaikinya ?

Untuk memperbaiki keempat hal tersebut terdapat beberapa metode yaitu :

1. Untuk memperbaiki konsistensi pembacaan mad dan dengungan biasa dilakukan dengan ‘anggukan’, satu anggukan berarti ‘dua harakat’. Untuk tiga harakat atau lebih biasa dilakukan metode hitungan dengan jari. Hal ini harus sering dilakukan sampai kita terbiasa dengan tempo kita masing-masing.

2. Kesalahan vokal dapat diperbaiki dengan mempelajari sifat-sifat huruf, dan sifat-sifat vokal itu sendiri. Vokal ‘a’ harus dilakukan dengan mulut terbuka penuh, hal ini berlaku juga bagi huruf-huruf yang mempunyai sifat vokal ‘seperti o’. Vokal ‘i’ harus dilakukan dengan mulut seperti tersenyum, sedangkan vokal ‘u’ harus dilakukan dengan memajukan bibir (monyong).

3. Kesalahan pemantulan dapat diperbaiki dengan mengetahui huruf-huruf qolqolah dan cara membacanya.

Satu hal yang penting disini bahwa dalam memperbagus atau membetulkan bacaan kita, talaqi (bertemu langsung) dengan guru kita mutlak diperlukan. Kita tidak akan bisa memperbagus bacaan kita bila kita berlatih sendiri. Sebagian orang berkata “mungkin kok, dengan mendengar murattal, dan mempraktekkan apa yang kita dengar”. Tetapi ketahuilah sesungguhnya hasilnya tidak akan maksimal.

Mari kita perbagus bacaan al-quran kita, sesunguhnya al-quran adalah kalam yang mulia, yang dengan membacanya kita mendapat pahala,. Bila bacaan kita masih banyak yang salah (blentang-blentong), bagaimana mungkin al quran memberikan manfaat bagi kita. Salah seorang ustadz pernah menganalogikan quran sebagai obat. Sebagaimana obat, bila kita tidak tahu cara memakainya maka justru akan berbahaya, dan untuk memakianya secara benar, minimal kita bisa membacanya dengan baik dan benar. Moga Allah meridhoi langkah-langkah kita.

“Yang terbaik diantara kalian adalah orang yang mempelajari dan mengajarkan al-quran”

(al-hadist)

Advertisements
4 Kesalahan Umum Dalam Membaca Al-Quran

4 thoughts on “4 Kesalahan Umum Dalam Membaca Al-Quran

  1. ssw says:

    mantap, membaca emang baik, tapi mengkaji dan mengamalkan isi Al-Quran jauh lebih baik…

    “Yang terbaik diantara kalian adalah orang yang mempelajari dan mengajarkan al-quran”

    (al-hadist)

  2. hm hm..
    betul itu..

    terutama pelafalan huruf fathah ‘a’, kebanyakan orang mengucapkannya nanggung.. jadinya ‘e’ yang menuju ke ‘a’ umumnya terjadi karena membaca Al-Qur’annya buru2..
    fitri juga masih kudu’ banyak belajar buat yang begini..

    tapi..
    ga semua pelafalan huruf kasrah ‘i’ dengan cara melebarkan bibir seperti tersenyum..
    ada huruf2 yang dibacanya bulat dan penuh seperti huruf ‘shad’, ‘tha’, ‘dhad’, dan ‘zha’..
    huruf2 ini cara membacanya apabila di-kasrahkan dengan cara menggerakkan bibir dari atas ke bawah.. bukan tersenyum (justru malah susah kalo senyum ke samping..)

    makanya.. bacanya jangan cepet2..
    perhatikan makhrajnya dan temen2 yang satu tempat keluar dengannya..
    karena sifat huruf itu sesuai dengan tempat keluarnya,, dan setara dengan teman sebayanya.. (baca: satu tempat keluar yang sama)

    wallahu a’lam bish shawab

  3. wahyu e.w (farmasi itb 07) says:

    ass
    waah membantu bgt bagi yang belum tahu,tapi lebih baik disertai contoh mislanya huruf qalqalah itu yang mana aja.
    emang teorinya ada 4 kesalahan yang sering dilakukan,tapi bagi orang awam banyak bgt kesalhan2nya, seperti membedakan ikhfa’ dengan ghunnah .jadi tolong dibahas sampai detail.kalo perlu minta tolong ustadz.

    ………..Allahuakbar!!!!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s