banjir informasi

ada dua hal yang ingin saya bagi pada tulisan ini, yang pertama :

Pada kesempatan pulang ke Jakarta kemarin, disamping membaca buku-buku yang memang harus dibaca sebagai target liburan, saya juga menyempatkan diri, menelusuri novel-novel lama yang saya dan kakak-adik saya beli ketika zaman-zaman SMA. Salah satu novel yang membuat saya tertarik adalah novel-novel sherlock holmes, karya Sir Athur Conan Doyle. Ya, novel yang menjadi inspirasi adanya komik Detektif Conan itu, memang sungguh menarik. Saya menghabiskan 3 novel dari sekitar belasan novel yang kami punya. Salah satunya adalah novel yang menceritakan pertemuan awal Dr. Watson dengan detektif kondang tersebut : “A Study in Scarlet”.

Nah, dalam salah satu bagian novelnya itu ada salah satu paragraf menarik :

“You see,” he (sherlock holmes) explained, “I consider that a man’s brain originally is like a little empty attic, and you have to stock it with such furniture as you choose. A fool takes in all the lumber of every sort that he comes across, so that the knowledge which might be useful to him gets crowded out, or at best is jumbled up with a lot of other things so that he has a difficulty in laying his hands upon it. Now the skilful workman is very careful indeed as to what he takes into his brain-attic. He will have nothing but the tools which may help him in doing his work, but of these he has a large assortment, and all in the most perfect order. It is a mistake to think that that little room has elastic walls and can distend to any extent. Depend upon it there comes a time when for every addition of knowledge you forget something that you knew before. It is of the highest importance, therefore, not to have useless facts elbowing out the useful ones.”

ya, bisa dilihat, kapasitas otak seseorang itu terbatas. Ada suatu saat dimana informasi baru yang ditambahkan ke dalam otak kita akan menghilangkan informasi yang kita dapat sebelumnya. Karena itu fokus menyerap informasi yang kita butuhkan -bukan kita inginkan- menjadi sangat penting. Hal ini semakin terasa urgensinya dimana saat ini dunia sudah memasuki abad banjir informasi. Bukan kita yang datang untuk mencari, tetapi justru informasilah yang datang kepada kita. Sayangnya, dari sekian banyak informasi itu, sebagian besar tidak berguna bagi kita.

Maka, jadilah kita seperti Sherlock Holmes, menyaring dengan selektif informasi yang “berhak” masuk ke otak kita. Masukkan tidak hanya yang baik, tetapi pastikan berguna.

ini yang kedua :

masih terkait informasi dan liburan di Jakarta kemarin. Pada malam terakhir sebelum balik ke bandung, saya menyempatkan diri silaturahmi dengan teman-teman SMA (ada yang udah lulus lho). Obrolan pun langsung mengalir ditemani suasana yang hangat dan makanan yang enak :D. Diantara banyak sekali topik yang dibahas (hahaha, maklum kalau udah ketemu pasti ada aja yang dibahas), salah satu yang paling menarik adalah pembahasan kita tentang twitter. Diskusi akhirnya sampai pada kesimpulan, bahwa saat ini, informasi sama sekali tidak perlu kita dan kita cari. Tanpa perlu dicari-cari pun ia akan datang kepada kita. Tugas kitalah untuk kemudian menyaring informasi yang berguna bagi kita. Ya berguna bagi kita.

Diskusi terus berlanjut sampai akhirnya tercetus beberapa kesimpulan sakti yang akhirnya membuat notes ini tertulis “adalah pilihan kita untuk menelanjangi diri, ya kita tidak akan pernah bisa ditelanjangi kalau diri kita tidak mengizinkannya”. Adalah kebijaksanaan diri sendiri untuk memprotect sejauh apa ruang privasi kita…

dari diskusi inilah, yang membuat saya akhirnya berkeputusan : tidak mau membuat akun di twitter… ^_^

Advertisements
banjir informasi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s