belajar lebih banyak

Yap, saya ternyata belajar lebih banyak dari kesedihan dibandingkan kesenangan. Saat-saat sedih, entah mengapa jiwa ini justru menjadi lebih syahdu dibandingkan saat senang. Lebih mudah dekat denganNya, lebih mudah bergetar menyaksikan kebesaran tanda-tandaNya, lebih mudah untuk melantunkan ayat-ayat suciNya.

Mungkin hal ini ada kaitannya dengan kalimat ini “belajar hidup prihatin !!”. Satu prinsip yang sejak kecil ditanamkan oleh ibu saya. Sehingga walaupun ketika itu kondisi ekonomi keluarga saya semakin baik, tetapi ibu selalu mengajarkan untuk hidup sederhana. Buku-buku yang dilungsurkan. Baju bekas 3 tahun yang ukurannya tidak terlalu pas karena lungsuran dari kakak, kertas bekas untuk coret-coretan, adalah sebagian kehidupan masa kecil saya yang masih saya ingat.

Disiplin, kerja keras, tanggung jawab dan SEDERHANA. Itu yang coba ibu tanamkan pada saya !! dan yeah.. it’s work…

Advertisements
belajar lebih banyak

One thought on “belajar lebih banyak

  1. Assalamu’alaikum.
    Kesederhanaan perlu. Orang akan memandang kagum kepada siapa yang berpenampilan sederhana padahal ia mampu berpenampilan mewah. Dan orang akan memandang hina kepada siapa yang berpenampilan mewah tapi dipaksakan (tidak sesuai dengan keadaan ekonomi yg sebenarnya).

    Oya, salam kenal. Judul blognya bagus, seribu matahari untuk dunia. Tapi hati2 dunianya kebakar, satu saja sudah sangat panas dikala terik.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s