Satu Bulan Wisuda

banyak yang berubah sejak wisuda 1 bulan lalu, banyak sekali..

Pertama adalah pandangan akan tanggung jawab; Jika dahulu sebelum di wisuda pandangan pada tanggung jawab lebih banyak fokus untuk belajar-belajar dan belajar, maka saat ini pandangan itu berubah melebar. Semakin banyak yang harus dipikirkan, semakin banyak yang harus dikerjakan, semakin banyak yang harus dipelajari.

Tanggung jawab yang pertama tentu saja, adalah tentang kemandirian financial. Sepertinya isu ini menjadi isu yang sangat krusial bagi sebagian lulusan baru perguruan tinggi, apalagi jika laki-laki. Pangdangan umum, bahwa laki-laki harus berpenghasilan itu benar adanya !! Laki-laki itu harus bisa mencari nafkah !! Dan ini benar-benar menjadi tantangan yang luar biasa. Belum lagi jika tanggung jawab financial ini melebar, tidak hanya pada diri sendiri. Namun keluarga terdekat, teman-teman, dan tentu saja Dakwah dan rencana masa depan.

Tanggung jawab kedua adalah tentang mengambil keputusan. Jika dahulu saat persimpangan di SMA, memilih perguruan tinggi, pertimbangan orang tua masih sangat diperhatikan, saat ini porsinya harus mulai dikurangi. Ini keputusan menyangkut hidup kita kedepan !! belajar lah mengambil keputusan-keputusan penting dalam hidup secara mandiri, agar tidak ada penyesalan !! mengambil keputusan ini juga ujian kedewasaan. Semua orang bisa tua, tetapi tidak semua orang mampu dewasa…

Tanggung jawab terakhir adalah tanggung jawab terkait rencana masa depan… entah itu karier yang akan ditempuh, mimpi-mimpi yang hendak diwujudkan, hingga tentang jodoh. Semua itu harus direncanakan, dilewati proses demi prosesnya dengan penuh tanggung jawab. Tanggung jawab kepada diri sendiri, orang tua, adek, kakak, keluarga besar, dan tentu saja bertanggung jawab kepada Allah. Rencana-rencana masa depan kita adalah tanggung jawab kita untuk mewujudkannya.

Masa-masa saat ini adalah masa-masa kritis… masa-masa transisi, dimana keputusan yang kita ambil pada saat ini, akan mempengaruhi sebagian besar waktu kita hidup kita dimasa yang akan datang… masa-masa ini adalah masa-masa dimana kita dituntut untuk dapat membuat keputusan besar dalam hidup.

dan untuk sukses melewati masa genting dalam hidup ini coba mintalah kepada Allah yang terbaik, selalu yang terbaik bagi diri kita. Allah Maha Tahu yang terbaik buat kita, selalu percaya bahwa skenario Allah adalah skenario terbaik. Selalu huznudzan kepada Allah, apapun yang terjadi dalam hidup kita. Selalu hiasi hari-hari dengan sabar dan syukur. Berusaha yang terbaik, bersiap untuk yang terburuk. Perbesar kapasitas diri, dan teruslah menjadi pribadi pembelajar, dimanapun dan kapanpun !

#maaf jika agak random…

Advertisements
Satu Bulan Wisuda

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s