Latihan Kepemimpinan ITB 2012; Great !!

Pemimpin tidak dilahirkan, ia hadir melalui serangkaian peristiwa yang menempanya sehingga pantas dipanggilsebagai Pemimpin

ya, pemimpin tidak dilahirkan, tetapi ia lahir dari lingkungan yang mendukung untuk melahirkan seorang pemimpin sejati. Makan ITB sebagai wadah pencetak pemimpin-pemimpin bangsa ini, berinisitif untuk mempercepat proses pembentukan pemimpin-pemimpin itu sejak mahasiswa. Lahirlah program Latihan Kempemimpinan (Latpim) ITB 2012. Latpim ini sudah memasuki batch yang ke 6 dalam sejarahnya.

Banyak yang berubah dari latpim ini di bandingkan latpim-latpim sebelumnya. Latpim ITB 2012 ini, lebih menekankan tidak hanya pada aspek pribadi pribadi, tetapi juga aspek kempemimpinan komunal dan diskusi masalah bangsa. Kita harus sadar bahwa ITB tidak bisa lagi hanya mencetak pemimpin skala menengah, tidak !! pemimpin yang harus dicetak ITB adalah pemimpin-pemimpin sekelas Bung karno, Bapak BJ Habibie, Bapak Palgunadi dan sederet nama alumni lainnya, yang tidak lagi hanya menjadi tokoh nasional, bahkan sudah menjadi tokoh yang disegani di dunia. Di zaman Globalisasi seperti saat ini, dunia ini menjadi small vilage, sehingga kemepimpinan level dunia menjadi sebuah kewajaran.

Pelatihan ini dibuka dengan 2 hari training 7 habits. Kepemimpinan selalu dimulai dari diri sendiri, berhasil memimpin diri sendiri adalah langkah awal sukses memimpin orang lain. 7 habits dipilih karena metode pelatihan yang interaktif dan langsung dapat diaplikasikan, ITB juga sudah bekerja sama dengan pemegang license sehingga pelatihan yang diadakan benar-benar sesuai standard Steven Covey. Dengan 7 habits ini diharapkan peserta latpim menjadi pribadi yang efektif dan mampu memimpin diri sendiri. Pelatih dari 7 habits ini adalah dosen-dosen dari ITB sendiri. Mereka adalah dosen-dosen terbaik yang sudah terbukti mampu membawakan pelatihan 7 habits dengan sangat baik. Hasilnya !? Peserta puas dan merasa benar-benar tercerahkan dengan materi 7 habits selama 2 hari ini. Semoga materi ini benar-benar dapat diimplementasikan oleh peserta dalam dunia nyata.

Selanjutnya peserta diberi materi-materi wawasan yang berbobot. Diskusi hari ke 3 dimulai dengan tema yang sangat menarik : Ideas of Nation. Ini adalah diskusi panel untuk mendikusikan peran ideologi dalam membangun sebuah negara, dengan mendiskuikan pengalaman negara lain : US, Timur Tengah, serta merefleksikannya dengan kondisi bangsa Indonesia. Pembicara yang hadir sangat mengusai materi dan bisa menyampaikannya dengan baik. Bapak Assegraf bercerita banyak tentang kondisi timur tengah pasca arab spring kemarin. Prediksi-prediksi beliau terkait peta dan masa depan perpolitikan sungguh menarik untuk disimak. Pembicara selanjutnya tidak kalah menarik. Bapak Jhonny Patta. Beliau banyak bercerita tentang pengalaman bangsa Amerika sampai menemukan sistem negara seperti saat ini. Bagaimana sistem kapitalisme bekerja dan menggerakkan negara Amerika. Sesi terakhir pemaparan disampaikan oleh Prof Dede dari UNPAD. Beliau bercerita banyak tentang Pancasila, sejarah Pancasila, pancasila sebagai sebuah ideologi bangsa, bagaimana konteks pancasila saat ini dll.

Siangnya dilanjutkan oleh materi yang sangat menarik dari Pak Palgunadi. Beliau merupakan salah satu alumni ITB yang sukses dan sangat inspiratif. Hingga umurnya yang menjelang 72 tahun, semangat beliau untuk berbagi masih membara. Untuk latpim kali ini beliau membawakan materi the expanding influence. Bagaimana meluaskan lingkaran pengaruh dan menjadi pemimpin yang sukses dalam berbagai fase kehidupan. Dengan pengalaman berliau berkarier lebih dari setengah abad, pernah bekerja di sipil dan militer pernah menjadi vice president, hingga menjadi komisaris, lengkap sudah penjelasan yang beliau berikan. Belum lagi ditambah nasehat-nasehat spiritual yang sangat kental dalam berbagai paparannya. Satu kalimat untuk pak Palgunadi : Aura Kebijaksaan (wisdom) beliau begitu terpancar, dengan segala pengalaman hidup yang beliau miliki.

Sesi sore tidak kalah seru, walaupun sesi ini masih diisi dengan materi di dalam kelas, tetapi karena yang mengisi materi adalah salah seorang dirut BUMN terkemuka di Indonesia : Bapak Zulkifli Zaini Direktur Utama Bank Mandiri. Beliau bercerita tentang kepemimpinan transformasi terutama pengalaman di Bank Mandiri. Kita tahu bank madiri dahulu adalah gabungan dari beberapa bank yang sakit dan hampir colaps. Dengan kerja keras dan kemampuan memimpin yang luar biasa, bank mandiri saat ini bertransformasi menjadi Bank BUMN dengan laba terbesar di Indonesia. Pak Zulkifli Zaini banyak bercerita tentang etos kerja dan gaya kepemimpinan Direksi Bank Mandiri hingga mencapai prestasi seperti saat ini. Terakhir para peserta dikejutkan dengan pemberian tabungan total 5 juta kepada 5 peserta yang bertanya dan mampu menjawab dengan tepat.

Melengkapi hari   yang inspiratif ini, malam hari juga diisi oleh salah seorang “guru bangsa” : Prof Jimly Asshiddiqie. Beliau membawakan materi yang mungkin jarang sekali didapatkan oleh anak ITB : ideas of constitution of Indonesia. Ide-ide dasar pembangun konstitusi Indonesia. Materi ini sebenarnya materi yang berat, apalagi jika dibawakan malam hari, tetapi dengan pengetahuan akan hukum Indonesia yang luar biasa, ditambah gaya penyampaian yang asyik dan penuh joke cerdas, materi yang berat ini jadi terasa mengasyikkan. Beliau banyak bercerita tentang sejarah konstitusi di Indonesia, cacat-cacat yang ada pada konstitusi dan perbandingan konstitusi indonesia dengan negara-negara lain.

Esok harinya, seperti pada hari-hari sebelumnya, peserta memulai hari dengan ibadah shubuh, olahraga, mandi dan sarapan. Dengan demikian diharapkan peserta siap untuk menerima inspirasi-inspirasi baru di hari kelima pelaksaan Latpim ITB 2012 ini. Materi pagi dibuka dengan diskusi panel membahas Crucial Issue of the Nation, isu-isu krusial bangsa. Pengisi acara ini berasal dari latar belakang yang berbeda, sehingga diharapkan peserta mendapatkan gambaran utuh terkait isu-isu kebangsaan terkini. Bapak yasraf amil piliang, membawakan isu-isu di bidang budaya. Beliau adalah ahli budaya, yang juga merupakan dosen ITB. Kemudian Bapak Iman Sugema, membawakan isu-isu di bidang ekonomi. Beliau adalah salah seorang ahli ekonomi dari IPB. Pembicara terakhir adalah Bapak Suripto, beliau adalah mantan kepala Badan Intelejen Negara (BIN) yang membawakan isu-isu bidang politik dan keamanan. Diskusi berlangsung seperti hari kemarin, dengan antusiasme peserta untuk bertanya kepada para pembicara.

Sesi siang hari diisi oleh Kang Aang Kunaefi. Beliau membawakan materi tentang critical thinking error, kesalahan-kesalahan berfikir yang biasa dilakukan oleh kebanyakan orang termasuk mahasiswa dalam memahami realitas sosial. Beliau membawakan materi ini dengan asyik dan contoh-contoh yang sangat relevan dengan kehidupan mahasiswa. Ada 8 kesalahan berfikir yang coba beliau jelaskan beserta contoh-contoh yang langsung mengajak para peserta berinteraksi sehingga sesi ini tidak berjalan membosankan. Diakhir beliau bercerita tentang “kisah kacamata hijau” yang menjadi penutup yang manis untuk sesi ini.

Sesi terakhir untuk kegiatan kelas diisi oleh tak lain dan tak bukan, penanggung jawab acara Latpim ITB 2012 ini. Ketua Lembaga Kemahasiswaan ITB, bapak Brian Yuliarto, PhD. Beliau bercerita tentang rekayasa sosial dan mengambil contoh-contoh rekayasa sosial yang pernah ada. Dan cerita-cerita itu keren !! Peserta diajak berpikir dan membuka mata tentang bagaimana sebenarnya dunia kita saat ini sudah penuh dengan rekayasa-rekayasa. Pilihan kemudian jatuh kepada kita, apakah hanya menjadi penonton atau bahkan korban dari rekayasa tersebut, atau bangkit dan bergerak untuk melakukan rekayasa. Sayangnya sesi ini tidak bisa berlanjut lama karena peserta harus segera beristirahat karena akan melakukan perjalanan yang melelahkan esok paginya.

Hari terakhir Latpim ini dilewati dengan leadership journey yang benar-benar menguras tenaga. Peserta dibangunkan jam 1 dini hari untuk bersiap-siap hiking menuju puncak gunung Tangkuban Perahu. Sampai dipuncak, pas banget ketika sunrise dan peserta diberikan kesempatan untuk menikmati pemandangan sambil merenungkan perjalanan hidup mereka selama ini. Di puncak Tangkuban Perahu itu pula peserta diminta membuat surat untuk dirinya dimasa depan !! yang nantinya surat tersebut akan dikirimkan kembali kepada peserta dengan harapan dapat menjadi inspirasi di masa depan… Setelah puas menikmati pemandangan peserta mulai dimobilisasi menuju terminal jayagiri sebagai start awal serangkaian kegiatan outbond. Di terminal ini mereka dibagi menjadi 6 kelompok : bela negara, sabilil, basss, wali, dll.

Perjalanan selanjutnya dilanjutkan menuju puncak gunung putri yang berada di sebelah tangkuban perahu. Ditengah perjalanan peserta memainkan games “panglima sudirman” untuk mengasah kerja sama dan kekompakan tim. Selanjutnya puncak perjalanan dari jam 2 dini hari diakhiri dengan orasi dari peserta di puncak gunung putri !! orasi yang disampaikan demikian menggugah ! untuk sementara dunia seakan berhenti, dan hanya menyisakan desau angin dan kicau burung parahyangan.  Dalam orasi tersebut nampak tekad peserta untuk mengubah nasib Bangsa Indonesia. Hasil pelatihan 6 hari benar-benar direfleksikan dalam orasi yang disampaikan perwakilan peserta tersebut.

Perjalanan selanjutnya dilanjutkan dengan menuruni Gunung Putri untuk kembali ke tempat acara untuk upacara penutupan. Dalam upacara penutupan ini, disampaikan beberapa testimoni peserta dan tindak lanjut dari pelatihan Laptim ITB 2012 ini. Berikut beberapa testimoni peserta Latpim 2012 terhadap acara Latpim ITB kali ini :

Asik seru bermanfaat, senang punya teman banyak, outbondnya seru banget, kepuasan tersendiri dalam pencapaian sebuah pertualangan (ratna, peserta latpim ITB 2012)

metodenya inovatif dan alurnya sangat sistematis, membuka wawasan, terutama sangat mencerahkan tentang apa yang bisa kita lakukan sebagai manusia. Pemateri sangat berkompeten di bidangnya (Irma, peserta latpim ITB 2012)

Latpim diluar ekspektasi saya. Terus terang saya awalnya tidak berharap terlalu banyak. Akan tetapi saya justru menemukan inspirasi yang sangat banyak sejak hari pertama. Saya bersyukur bisa mendapatkan fasilitas 7 habits (Andika Rio, peserta latpim ITB 2012)

menarik dan luar biasa, menginspirasi mahasiswa terutama dari pembicara-pembicara yang sangat hebat (Febrianus PW, peserta latpim ITB 2012)

dan yang terpenting dari pelatihan ini, peserta benar-benar sadar bahwa hasil dari pelatihan ini tidak dilihat dari 6 hari keberjalanan acara, namun tindakan apa yang dilakukan setelah mengikuti pelatihan 6 hari ini. Kerja-kerja kecil apa yang bisa dilakukan oleh kita untuk mengubah bangsa Indonesia menjadi bangsa yang lebih baik !! Tekad itu harus terus ditumbuhkan dan dipelihara, karena ini negeri yang kita cintai !! Ayo bangun Indonesia,,,

Hidup Rakyat Indonesia, Hidup Mahasiswa !!!

Advertisements
Latihan Kepemimpinan ITB 2012; Great !!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s